Parah, Proyek Drainase Rp.344 Juta di Periuk Jaya Belum Bayar Tukang, Ketua Forum RW Desak Kontraktor Dievaluasi‎

Jumat, 18 Juli 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com – Nasib para pekerja proyek drainase di RW 07, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang, sungguh memprihatinkan. Proyek yang dibiayai melalui APBD Kota Tangerang senilai Rp344.298.000,- itu ternyata belum membayarkan upah para tukangnya.

‎Akibatnya, warga setempat terpaksa bergotong royong untuk memberikan makan kepada para pekerja agar pekerjaan tetap berjalan.

‎Ketua Forum RW Kelurahan Periuk Jaya, yang juga dikenal aktif dalam isu-isu sosial kemasyarakatan, angkat bicara dengan tegas. Ia menyebut pelaksana proyek, CV. Ananta Abadi Semesta, telah mengabaikan tanggung jawab sosial dan profesional dalam proyek yang bersumber dari uang rakyat tersebut.

‎“Ini bukan sekadar soal pekerjaan, tapi menyangkut keadilan dan nilai kemanusiaan. Para tukang sudah bekerja keras di lapangan, namun hak mereka justru diabaikan. Warga yang akhirnya turun tangan membantu memberi makan mereka,” ujar Ketua Forum RW, Kamis (18/7/2025).

Baca Juga :  Bupati Tangerang Bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Lakukan Ground Breaking Pembangunan Gedung Polsek Sepatan Baru

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perwakilan dari kontraktor pelaksana sulit dihubungi dan tidak pernah terlihat di lokasi. Komunikasi pun nyaris tidak mungkin dilakukan, sementara pekerjaan tetap berjalan tanpa kepastian bagi para pekerja.

‎Tidak tinggal diam, Ketua Forum RW tersebut telah melaporkan kondisi ini kepada Lurah Periuk Jaya, Camat Periuk, Dinas PUPR Kota Tangerang, anggota DPRD, hingga Wakil Wali Kota. Hasilnya, setelah adanya dorongan dari berbagai pihak, pihak pelaksana akhirnya mulai membayarkan sebagian hak para pekerja.

‎“Alhamdulillah, ada tanggapan, meskipun belum seluruhnya dibayarkan. Tapi ini menjadi catatan penting agar pemerintah mengevaluasi pelaksanaan proyek ini dan tidak lagi menunjuk kontraktor yang abai terhadap pekerja,” tegasnya lagi.

‎Ia juga menekankan bahwa proyek yang menggunakan dana APBD seharusnya berada di bawah pengawasan ketat. Masyarakat berhak mengetahui ke mana anggaran ratusan juta rupiah itu digunakan dan bagaimana pertanggungjawabannya di lapangan.

‎Hingga kini, warga RW 07 masih menanggung beban moral dan materi untuk memastikan para tukang tetap bisa makan dan proyek berjalan. Mereka berharap Pemerintah Kota Tangerang tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi di lapangan.

‎Tetapi hingga berita ini dilayangkan. Belum ada tanggapan dari pihak dinas PUPR Kota Tangerang, meski sudah dihubungi.(red)

Berita Terkait

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang
Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih
Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh
Kadis Porabudpar Kabupaten Tangerang Menghimbau Agar Masyarakat Jelang Nataru Perhatikan Cuaca
Tidak Tersentuh Hukum ,Warung Sembako di Cikupa Jual Roko Non Cukai, Pemilik Coba Sogok Media
Bangun Kepercayaan Diri, Melalui  PKM Mahasiswa Paramadina Gelar Pelatihan Konten Kreatif‎
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:28 WIB

Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:21 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!