Kolusi dan Nepotisme di Desa Buaran Bambu Pakuhaji

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolusi dan Nepotisme di Desa Buaran Bambu Pakuhaji

Kolusi dan Nepotisme di Desa Buaran Bambu Pakuhaji

WANBANTEN.COM, TANGERANG – Salah satu warga desa Buaran Bambu kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang memberikan keterangan kepada Himpunan Jurnalis Tangerang Raya (JTR) terkait adanya dugaan pelanggaran aturan dalam pengangkatan perangkat desa dimana sebelumnya kepala Desa dilaporkan masalah pungutan pembuatan PM sebidang tanah seluas 9.214 M²di minta Rp 70 Juta yang tidak akal.

Dalam informasi tersebut, Kepala Desa Buaran Bambu Mulyati diduga mengangkat anak kandungnya, Aldi S.A.P sebagai Kaur Keuangan Desa dan suaminya Anda Suhanda sebagai Tenaga Pelaksana, tanpa melalui proses seleksi terbuka.

“Ini kami laporkan karena khawatir ada benturan kepentingan. Kaur Keuangan kan pegang uang desa/APBDes. Kalau dijabat keluarga Kades, rawan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (26/7/2026).

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Penerima Manfaat, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan Bersama BPJS Ketenagakerjaan

Warga mendesak Camat Pakuhaji dan Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan dan meninjau ulang SK pengangkatan tersebut.

“Kami minta prosesnya dikembalikan sesuai aturan. Buka seleksi umum biar warga lain juga punya kesempatan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, JTR masih berupaya mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Buaran Bambu dan Kantor Kecamatan Pakuhaji.

Kades Buaran Bambu, Mulyati belum bersedia memberikan tanggapan atas konfirmasi yang tim media lakukan.
M. Irfansyah alias Ngkong selaku wakil ketua JTR mengatakan, pihaknya sudah meminta waktu pertemuan melalui chat WA dan telepon, namun belum ada respon.

Baca Juga :  Respons Cepat Dishub Kota Tangerang Tangani Insiden Tiang PJU Roboh di Flyover TipTop

“Kami sudah meminta komfirmasi dengan kades Buara Bambu, tapi sampai sekarang belum ada keterangan dari kades tersebut mala yang ada nomor HP saya di blokir dan Kita akan kawal terus masalah ini hingga ke Inspektorat, agar keuangan daerah bisa sampai ke masyarakat dengan semestinya,” tegas Irfansyah.
Lanjut Irfansyah, Kita membuka pintu seluas-luasnya bagi Kades Buaran Bambu untuk melakukan hak jawabnya atas berita ini, sesuai dengan peraturan undang-undang pers, katanya. (Red)

Berita Terkait

Lepas Peserta Jambore Nasional XII, Sekda Kabupaten Serang Minta Peserta Jaga Mental dan Fisik
Dishub Kota Tangerang Bersama Polres Siapkan Rekayasa Lalin
Waka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Lepas Kontingen Jamnas
Perluas Akses Kesehatan, Maryono: Transformasi RS Makiyah Perkuat Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang
Dilantik Wabup Serang, Duta Pancasila Diharap Jadi Pilar Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Semarakkan Jalan Sehat HUT RI, Wabup Intan Dorong Semangat Gotong Royong dan Persatuan
Pastikan Peserta Aman, Puskesmas Pasir Nangka Buka Posko Kesehatan di Acara Gerak Jalan Tigaraksa
Tangerang 10K 2026 Tak Sekadar Lomba Lari, Hadirkan Pengalaman Kota
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Lepas Peserta Jambore Nasional XII, Sekda Kabupaten Serang Minta Peserta Jaga Mental dan Fisik

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Dishub Kota Tangerang Bersama Polres Siapkan Rekayasa Lalin

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Waka Mabicab Gerakan Pramuka Kota Tangerang Lepas Kontingen Jamnas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Perluas Akses Kesehatan, Maryono: Transformasi RS Makiyah Perkuat Pelayanan Kesehatan di Kota Tangerang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Dilantik Wabup Serang, Duta Pancasila Diharap Jadi Pilar Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!