Ketua PWI Kota Tangerang Kecam Keras Oknum Anggota Kobam Yang Pukul Jurnalis Saat Peliputan Festival PehCun

Senin, 2 Juni 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang,Klikberitatv.com – Seorang jurnalis mendapat kekerasan dari salah satu oknum dari Komando Barisan Maryono (Kobam) saat melakukan peliputan final lomba perahu naga dan kapak pada rangkaian festival Perahu Naga Pehcun 2025 Kota Tangerang.

Peristiwa ini terjadi di bantaran Sungai Cisadane yang saat itu  berlangsung meriah. Sorak-sorak penonton pun bergemuruh saat menyaksikan final lomba perahu naga tersebut.

Namun, suasana tiba-tiba menjadi tak kondusif lantaran salah seorang yang diduga oknum anggota Kobam melakukan aksi pemukulan terhadap seorang jurnalis saat salah satu media online di Kota Tangerang yang hendak meliput kegiatan tersebut.

Korban yang bernama Hafiz itu mengaku awalnya Ia hendak meliput kegiatan final lomba perahu naga tersebut. Kemudian, seorang pria yang tidak dikenalnya itu tiba-tiba dan tanpa sebab memukul di bagian perut.

“Kejadiannya itu setelah acara final lombanya selesai, saya dan rekan-rekan media lainnya ingin wawancara ketua Kobam. Tiba-tiba saya dihampiri orang yang tidak saya kenal lalu memukul saya di bagian perut. Belakangan saya tahu, kalo dia itu katanya anggota Kobam,” ucapnya, Minggu, 1 Juni 2025.

Baca Juga :  Kunjungi Warga Periuk Jaya, Anggota DPRD Tangerang H.Nurhadi Ajak Ngopi Bareng Dan Serap Aspirasi Warga

Salah satu saksi, Azie menerangkan, sebelum aksi pemukulan itu, dirinya mencurigai gerak-gerik pelaku layaknya orang yang sedang mabuk. Pelaku juga sempat menghampiri korban sambil menanyakan identitas jurnalis tersebut.

“Jadi si pelaku ini terlihat seperti orang mabuk, dia menghampiri korban menanyakan nama bahkan sambil merekam video juga,” ucapnya.

Tak lama berselang, pelaku tersebut kembali menghampiri korban dan kali ini sambil meninju bagian perut korban. Menurutnya, pelaku merupakan anggota Kobam yang sedang menyaksikan final lomba perahu naga pada festival Peh Cun 2025.

“Suasana yang tadinya berlangsung meriah, tiba-tiba kisruh gara-gara pria itu tanpa sebab memukul seorang jurnalis. Pelaku itu lalu diamankan oleh warga dan anggota Kobam lainnya menyuruhnya untuk pergi dari lokasi tersebut,” ucapnya.

Ketua Komando Barisan Maryono (Kobam), Ahmad Epi Hartono meminta maaf atas aksi pemukulan yang dilakukan anggotanya itu. Ia menyebut akan memberikan teguran dan pembinaan terhadap anggotanya agar tidak mengulanginya lagi.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kota Tangerang Ridwan Akbar Dukung Investasi Kondusif Bebas Pungli

“Kami mohon maaf atas tindakan yang dilakukan anggota kami. Saya selaku Ketua akan memberikan teguran kepada yang bersangkutan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang Andre Sumanegara mengatakan, pihaknya mengecam adanya dugaan pemukulan yang dialami oleh jurnalis saat meliput acara lomba dayung Festival Peh Cun 2025. Ia juga menyesalkan kejadian kekerasan tersebut.

“Korban dalam hal ini sedang menjalankan profesinya sebagai jurnalis dan profesi jurnalis itu dilindungi oleh Undang-undang,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Black ini berharap kasus dugaan kekerasan dan penganiayaan terhadap jurnalis ini ditindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku. Menurutnya, siapapun itu tidak diperbolehkan melakukan kekerasan dan penganiayaan, apalagi terhadap jurnalis.

“Sakit yang dialami korban membuat sakit juga buat kami. PWI ini organisasi resmi yang mewadahi para jurnalis karena kami satu profesi dan kewajiban kami sesama profesi untuk melindungi agar kedepan tidak terjadi kejadian serupa,” tandasnya.(red)

Berita Terkait

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang
Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih
Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh
Kadis Porabudpar Kabupaten Tangerang Menghimbau Agar Masyarakat Jelang Nataru Perhatikan Cuaca
Tidak Tersentuh Hukum ,Warung Sembako di Cikupa Jual Roko Non Cukai, Pemilik Coba Sogok Media
Bangun Kepercayaan Diri, Melalui  PKM Mahasiswa Paramadina Gelar Pelatihan Konten Kreatif‎
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:28 WIB

Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:21 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!