‎Gerakan Pangan Murah, Kapolres : Masyarakat Bisa Membeli Disetiap Polsek Lingkup Polres Metro Tangerang Kota‎

Rabu, 13 Agustus 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tangerang,Klikberitatv.com— Polres Metro Tangerang Kota meluncurkan gerakan pangan murah dengan menyediakan 10 ton beras dari Bulog yang dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 11.000 per kilogram.

‎Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., SLK, M.S, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan pemerintah yang diimplementasikan oleh Kapolri, turun ke Polda Metro, Polres dan Polsek.


‎“Beras akan didistribusikan melalui Polres. Tiap Polsek akan mendapatkan masing-masing 2,5 ton beras,” kata Kapolres pada Rabu  (13/08/2025). menambahkan bahwa gerakan pangan murah ini akan berlangsung hingga 15 Agustus 2025.

‎Kapolres menghimbau masyarakat yang ingin membeli beras bisa di beli di setiap Polsek lingkup Polres Metro Tangerang. Syaratnya, pembeli harus membawa fotokopi KTP dan dibatasi maksimal pembelian 10 kilogram.

‎“hari ini kami menyediakan 10 ton, dan tiga hari berikutnya akan ada tambahan 30 ton,” ujar Kapolres kepada awak media, Rabu (13/8/2025) di Satpas kota Tangerang.

‎Ditambahkan Kapolres Raden Muhammad Jauhari dirinya sangat antusias sebab, program pangan murah ini, disambut antusias masyarakat, saat ini warga yang datang 500 orang, dan telah menghabiskan 2,5 ton beras.

‎Selain pangan murah, kita juga mengadakan pengobatan gratis, pengurusan skck pelayanan pengaduan secara cepat. Masyarakat juga kita berikan tambahan mie instan apabila membeli 2 karung beras.

‎”Mudah-Mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat sampai kedepannya,” pungkasnya.

‎Salah satu warga Kecamatan Tangerang, Santi (43), mengungkapkan kebahagiaannya bisa membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau. Ia berharap program pangan murah ini dapat terus berlangsung untuk membantu meringankan beban masyarakat.

‎“Saya beli 20 kg. Harganya per kilo Rp 11.000. Kalau beli di luar, harganya bisa sampai Rp 14.000 per kilo,” akunya.

‎Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat Kota Tangerang dalam menghadapi kebutuhan pangan yang semakin meningkat. ” Terima kasih pa Kapolres yang sudah membantu masyarakat, program ini sangat kami butuhkan,” tegasnya.(rls/red)

Baca Juga :  Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang
Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih
Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh
Kadis Porabudpar Kabupaten Tangerang Menghimbau Agar Masyarakat Jelang Nataru Perhatikan Cuaca
Tidak Tersentuh Hukum ,Warung Sembako di Cikupa Jual Roko Non Cukai, Pemilik Coba Sogok Media
Bangun Kepercayaan Diri, Melalui  PKM Mahasiswa Paramadina Gelar Pelatihan Konten Kreatif‎
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:28 WIB

Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:21 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!