Di Nilai Gagal, Kegiatan Festival Budaya Di Tangerang Mendapat Kritik Keras Aktivis Kota Tangerang.

Sabtu, 2 November 2024 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang ,KlikberitaTV.com – Aktivis dan pemerhati sosial merasa kecewa dengan kegiatan Festival Budaya yang digelar oleh Pemerintah Kota Tangerang pada tanggal 1 hingga 3 November 2024.

Pada pembukaan Festival Budaya yang berlangsung di Taman Elektrik didepan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, mendapat kritik keras oleh Aktivis Kota Tangerang Saipul Basri.

Ia menjelaskan bahwa, Pembukaan yang didominasi oleh para pegawai Pemerintahan sampai tingkat kelurahan dinilai gagal dalam melakukan kemasan kegiatan.

“Seharusnya kegiatan yang bertemakan Festival Budaya tersebut lebih banyak menampilkan kreasi-kreasi budaya oleh para organisasi, komunitas, kelompok, ataupun yang lainnya dari para pelaku budaya yang ada di Kota Tangerang.”Ungkap Aktivis yang sering di sapa Bung Marcel”.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Desak Pemkot Rampungkan Kajian Risiko Bencana

“Memangnya di Kota Tangerang sudah kehabisan para pelaku budaya, sehingga hanya menggerakkan para pegawai di lingkup Pemerintahan Kota Tangerang,”Tambahnya.

“Dari pelaksanaan yang berjalan tadi hampir mayoritas peserta festival budaya dilakukan oleh pegawai pemerintahan kota Tangerang sampai tingkat kelurahan, mereka hanya didandani dengan pakaian-pakaian adat,” Ujar Saipul Basri atau kerap disapa Bung Marsel

Menurut Marsel pihak aparatur pemerintah di tingkat paling bawah baik tingkat Kelurahan atau Kecamatan hanya memfasilitasi dan mendukung para pelaku-pelaku budaya yang ada di daerah tersebut untuk ikut dalam kegiatan.

“Seharusnya, kegiatan tersebut melibatkan dari berbagai macam unsur budaya yang ditampilkan oleh para pelaku budaya, baik itu komunitas, Pegiat, Kelompok, atau yang lainnya.” Kata Marsel.

Baca Juga :  PWI Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi dengan Kominfo

Dirinya pun menganggap acara yang menggunakan APBD ini tidak akan jadi apa-apa dan tidak akan berdampak ke pelaku-pelaku budaya yang ada di Kota Tangerang.

“Konsep penggunaan anggaran dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Ketika pengelolaan anggaran seni budaya ini hanya untuk segelintir dan hanya untuk kelompok pemerintahan saja dan tidak unsur lainnya, artinya tidak tepat sasaran.” Pungkasnya.

Diketahui Festival Budaya kali ini mengangkat tema “Pelangi Nusantara”, selain pembukaan Kirab Budaya juga diramaikan perlombaan, pameran kebudayaan, bazar kuliner, sampai konser musik bersama Jamrud Band secara gratis.

Berita Terkait

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang
Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih
Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh
Kadis Porabudpar Kabupaten Tangerang Menghimbau Agar Masyarakat Jelang Nataru Perhatikan Cuaca
Tidak Tersentuh Hukum ,Warung Sembako di Cikupa Jual Roko Non Cukai, Pemilik Coba Sogok Media
Bangun Kepercayaan Diri, Melalui  PKM Mahasiswa Paramadina Gelar Pelatihan Konten Kreatif‎
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:58 WIB

Festival Kampung Budaya Kemuning Perkuat Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:29 WIB

Fraksi PKB Dorong Beasiswa Sampai Kuliah Untuk Anak Almarhum Ketua DPRD Kota Tangerang

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:28 WIB

Kolaborasi PWI–Tirta Benteng Menguat, Ratusan Media Siap Kawal Informasi Air Bersih

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:21 WIB

Kantor BPBD Kabupaten Serang Segera Direlokasi ke Puspemkab Ciruas

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin: Program 3G Selaras dengan Spirit Perwujudan Kota Tangguh

Berita Terbaru

error: Content is protected !!